BerBudi Wisata Memberi Informasi Umrah, Haji, Tour Muslim, Wisata Halal, Bisnis, Eksekutif Class, Premium VIP dan Promo Berkualitas!

Call center: Budi Yanto

Tips menghadapi cuaca di Mekkah dan Madinah

Kota Mekkah dan Madinah berada di negara Arab Saudi yang memiliki iklim gurun dan mempunyai 2 musim seperti Indonesia, yakni musim dingin dan panas. Lalu bagaimana kita mensiasati menghadapi kedua musim ini agar ibadah haji dan umroh yang kita lakukan dapat berjalan baik dan nyaman?

Cuaca Dingin

Selain waspada dengan cuaca panas, para jamaah juga hendaknya memperhatikan kondisi cuaca saat musim dingin di Madinah dan Mekkah.
Profesor geografi dan meteorologi dari Arab Saudi, Dr Abdullah Al Musnad mengatakan awal Januari adalah bulan terdingin di Kerajaan Saudi. Musim di Mekkah terutama di Madinah dapat mengalami kemerosotan suhu hingga -5 sampai dengan -10 derajat Celcius. Bahkan di beberapa wilayah pegunungan Arab Saudi dapat terjadi turun hujan salju. Intensitas hujan dan angin kencang pun meningkat sehingga para jamaah diharapkan mempersiapkan beberapa perlengkapan tambahan.

Berikut adalah tips menghadapi cuaca dingin di Mekkah dan Madinah :

1. Bawalah jaket dan baju hangat. Meski di Mekkah dan Madinah banyak dijual pakaian hangat, namun alangkah baiknya bisa membawa sendiri dari tanah air.

2. Bawalah payung lipat yang dapat di masukkan dalam tas dan siapkan tas plastik cadangan untuk menyimpan payung tersebut saat beribadah di Masjidil Haram dan masjid Nabawi. Meski tidak hujan tetaplah membawa, karena hujan bisa turun kapanpun.

3. Bawalah jas hujan dari plastik tipis untuk berjaga-jaga.

4. Siapkan obat-obatan ringan seperti flu, batuk, minyak gosok, minyak angin atau obat herbal yang dapat Anda gunakan sendiri.

5. Gunakan masker penutup hidung terutama bila Anda berada di antara jamaah yang terkena flu agar tidak tertular.

6. Cukup makan dan minum agar tidak mudah sakit. Walau sedang tidak haus karena cuaca yang dingin, tetaplah minum secukupnya agar tidak terkena dehidrasi. Biasanya gejala dehidrasi ringan adalah badan mudah lelah dan sakit kepala, bila menemui gejala tersebut segeralah perbanyak minum air putih atau air zam-zam. Bila memungkinkan, minumlah minuman yang hangat dan manis atau makanlah kurma secukupnya untuk mengembalikan kekuatan tubuh.

7. Segera memeriksakan diri bila sakit.

Cuaca panas
Cuaca di Mekkah dan Madinah pada musim panas akan sangat terik, hal ini karena sebagian besar wilayah Arab Saudi terdiri dari gurun pasir yang panas dengan suhunya mencapai 41 derajat celcius. 

Bulan terpanas akan terjadi di bulan Juni dengan suhu 43 derajat celcius di siang hari dan malam hari akan berada di kisaran 39 derajat celcius.

Untuk menyiasati cuaca panas ini, berikut adalah tips yang dapat Anda lakukan agar tetap nyaman dalam menjalankan ibadah umroh :

1. Gunakan pakaian dari bahan katun yang mudah menyerap keringat.

2. Pakailah topi atau payung saat beraktifitas di luar ruangan pada siang hari. Kurangi aktifitas tidak perlu yang dapat menguras tenaga, karena kondisi badan yang kelelahan cenderung lebih mudah terserang virus dan penyakit.

3. Gunakan masker penutup hidung untuk mengurangi paparan debu dan pasir gurun. Jangan lupa memakai kacamata hitam atau sun glasses saat cuaca terik.

4. Cukup makan. Meskipun kurang cocok dengan menu makanan timur tengah, tetaplah mengkonsumsi cukup karbohidrat, protein dan vitamin. Perbanyak makan buah seperti jeruk, pisang, apel atau semangka. Kurangi gorengan karena dapat menyebabkan panas dalam.

5. Perbanyak minum air putih. Untuk menghemat waktu dan pengeluaran, bawalah selalu tempat minum atau botol untuk diisi ulang dengan air zam-zam yang dapat diperoleh dengan gratis berapa pun banyaknya Anda mengambil. Selain cukup cairan agar terhindar dari dehidrasi, minum air zam-zam juga cukup menyehatkan karena dipercaya mengandung mineral dan vitamin.

6. Segera periksa ke balai kesehatan terdekat yang disediakan bila Anda merasa badan kurang sehat bahkan setelah mengkonsumsi obat ringan yang Anda bawa.

7. Jangan memforsir tenaga untuk beribadah. Saat Anda beristirahatpun Anda masih bisa berdzikir atau membaca Al quran di hotel.


Demikian informasi seputar tips menghadapi cuaca panas dan dingin baik di Mekkah maupun Madinah, semoga bermanfaat.
0 Komentar untuk "Tips menghadapi cuaca di Mekkah dan Madinah"

Back To Top