BerBudi Wisata Memberi Informasi Umrah, Haji, Tour Muslim, Wisata Halal, Bisnis, Eksekutif Class, Premium VIP dan Promo Berkualitas!

Call center: Budi Yanto

Keutamaan beribadah di bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah salah satu nama bulan dalam penanggalan Islam. Bulan di mana kita umat Islam melaksanakan ibadah puasa dan sholat tarawih. 

Bulan ini dianggap istimewa karena di bulan inilah Al Quran pertama kali diturunkan ke bumi dan diperingati sebagai Nuzulul Quran yang jatuh pada hari ke 17 bulan Ramadhan. 

Menurut penanggalan masehi, bulan Ramadhan ini akan jatuh sekitar tanggal 7 Juni 2016.
Untuk menyambutnya, perlu kita ketahui apa sajakah keistimewaannya, berikut ini adalah keutamaan bulan ramadhan beserta dalil-dalilnya:

Lailatul Qadar.

Salah satu keistimewaan bulan Ramadhan yang tidak akan dijumpai di bulan lainnya adalah malam laitalul qadar. Sebagaimana keistimewaan yang disebutkan dalam Al Qur’an surat Al-Qadr yang menyebutkan, 

“Sesungguhnya aku telah menurunkan Al-Qur’an pada malam lailatul qadr, tahukah kamu “apa lailatul qadr itu?”, lailatul qadr adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turun para malaikat dan ruh qudus ( malaikat jibril ) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar”.  


Adapun hadist yang menyebutkannya adalah :

Dari Abu Hurairah: Rasulullah SAW memberi khabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda:

Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa. (HR. Ahmad dan An-Nasa’i).


Dikabulkannya doa-doa dan dihapusnya dosa-dosa.

Pada bulan ini Allah swt memberkahi dengan menurunkan rahmatNya, serta mengabulkan permintaan doa bagi orang yang berdoa dengan sungguh-sungguh dan mengampuni dosa-dosa orang yang sungguh-sungguh bertaubat. Dari Ubadah bin Ash-Shamit, bahwa Rasulullah bersabda:

Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan, Allah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa dan mengabulkan do’a. Allah melihat berlomba-lombanya kamu pada bulan ini dan membanggakanmu kepada para malaikat-Nya, maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang yang sengsara ialah yang tidak mendapatkan rahmat Allah di bulan ini. (HR.Ath-Thabrani, dan para periwayatnya terpercaya).

Diriwayatkan dari Abi Hurairah ra. Sesungguhnya Nabi saw. telah bersabda: Shalat Lima waktu, Shalat Jum’at sampai Shalat Jum’at berikutnya, Shaum Ramadhan sampai Shaum Ramadhan berikutnya, adalah menutup dosa-dosa (kecil) yang diperbuat diantara keduanya, bila dosa-dosa besar dijauhi.(H.R.Muslim)

Rasulullah saw bersabda: 

Barangsiapa shaum Ramadhan karena beriman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu dan yang sekarang. (HR.Bukhary Muslim).


Karena itu perbanyaklah membaca istighfar dan doa mohon ampunan baik pada siang hari maupun malam hari di bulan ini.

Diistimewakan dari pada Umat sebelumnya.

Meski pada umat terdahulu sebelum umat nabi Muhammad juga melakukan puasa, namun khusus untuk umat Rasulullah lebih keistimewaannya seperti yang dijelaskan dalam hadist di bawah ini :

Dari Abu Hurairah r.a, bahwa Rasulullah saw bersabda:

Umatku pada bulan Ramadhan diberi lima keutamaan yang tidak diberikan kepada umat sebelumnya, yaitu: 1. bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kesturi; 2. para malaikat memohonkan ampunan bagi mereka sampai mereka berbuka; 3. Allah Azza Wa Jalla setiap hari menghiasi Surga-Nya lalu berfirman (kepada Surga), “Hampir tiba saatnya para hamba-Ku yang shalih dibebaskan dari beban dan derita serta mereka menuju kepadamu; 4. pada bulan ini para jin yang jahat diikat sehingga mereka tidak bebas bergerak seperti pada bulan lainnya; dan 5. diberikan kepada ummatku ampunan pada akhir malam.


Puasa Ramadhan memberi Syafaat.

Di akhirat nanti selain Nabi Muhammad, amal puasa kita di bulan Ramadhan juga akan membela atau memberi syafaat (pertolongan) bagi orang yang mengamalkannya.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru, bahwa sesungguhnya Nabi saw. telah bersabda: 

Shaum dan Qur’an itu memintakan syafa’at seseorang hamba di hari Kiamat nanti. Shaum berkata: Wahai Rabbku,aku telah mencegah dia memakan makanan dan menyalurkan syahwatnya di siang hari, maka berilah aku hak untuk memintakan syafa’at baginya. Dan berkata pula Al-Qur’an: Wahai Rabbku aku telah mencegah dia tidur di malam hari (karena membacaku), maka berilah aku hak untuk memintakan syafaat baginya. Maka keduanya diberi hak untuk memmintakan syafaat.” (H.R. Ahmad, Hadits Hasan).


Disunatkannya Shalat Tarawih

Pada Ramadahan kita disunatkan shalat tarawih, yakni shalat malam pada bulan Ramadhan yang tidak  dikerjakan pada bulan selain bulan Ramadhan. 
Nabi saw bersabda:

Barangsiapa mendirikan shalat malam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah) niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).


Pahala ibadah Umroh yang kita laksanakan di bulan Ramadhan, hampir seperti beribadah haji. Seperti yang disebutkan dalam sebuah hadist, dari Ibnu Abbas ra, Nabi SAW bersabda  yang artinya, 

“ Umrah di bulan Ramadhan pahalanya seperti ibadah haji”. ( HR. BUkhori dan Muslim ).

Demikianlah keistimewaan bulan Ramadhan, semoga kita diberikan kekuatan dan panjang umur untuk dapat menjumpainya lagi serta melakukan banyak ibadah sesuai yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW.



0 Komentar untuk "Keutamaan beribadah di bulan Ramadhan "

Back To Top